| Obral Adegan Seks dan Klenik, 'Hantu Puncak Datang Bulan' Dicekal MUI | ||||
|
|
JAKARTA (voa-islam.com) – Para pengusaha perfilman semakin gila-gilaan memperkaya diri, tak peduli harus merusak moral bangsa. Bertajuk film horor, film 'Hantu Puncak Datang Bulan' banyak mengumbar adegan syahwat alias pornografi, dari adegan buka wilayah dada alias topless, hingga adegan seks dan striptis. Untuk mencegah kerusakan moral, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat meminta film 'Hantu Puncak Datang Bulan' dilarang tayang. MUI khawatir, jika film yang dibintangi Andi Soraya itu tayang, bisa merusak moral generasi muda. Makanya, MUI mendesak agar LSF mencabut izin tayang 'Hantu Puncak Datang Bulan.' "Kami mendesak memberikan ketegasan kepada Lembaga Sensor Film agar dihentikan. Pihak MUI hanya bisa memberikan pesan moral agar tidak menonton film ini," jelas Amirsyah. ...Dalam film tersebut Andi Soraya beradegan topless dan striptis. Ia juga melakoni adegan syur dengan lawan mainnya... Jika film beraroma pornografi tersebut tetap tayang, MUI siap menggelar aksi damai. "Kita akan melakukan aksi damai, tapi tidak boleh meresahkan masyarakat," ujar Amirsyah. Senada dengan itu, Sekretaris MUI Ikhwan Syam menilai 'Hantu Puncak Datang Bulan' bercita rasa rendah. Hanya menampilkan pornografi dan klenik, tidak ada edukasi sama sekali di dalamnya. “Film-film tersebut karya kebudayaan yang baik dan bisa menimbulkan perubahan. Kalau ini (film Hantu Puncak) ditonton apanya?” heran Ikhwan di Jakarta, Selasa (2/2/2010). ...film tersebut tidak layak ditonton karena lebih banyak unsur pornograpi dan klenik. Kenapa banyak pengusaha film yang membuat film seperti ini, padahal film yang tidak mengandalkan pornografi lebih banyak ditonton oleh masyarakat.... Menurutnya, film horor yang mengandalkan pornografi hanyalah jalan singkat untuk mendapatkan keuntungan yang cepat, dengan biaya produksi yang murah. FPI akan demo besar-besaran Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim Alatas atau yang akrab disapa Habib Selon, menilai dengan diputarnya film seronok tersebut jelas akan merusak moral bangsa. "Kita tetap tolak, kita akan aksi dengan ribuan massa. Tamu (Miyabi) datang saja kita kebakaran jenggot, apalagi orang kita sendiri, ini tidak bisa dibiarin," ujarnya melalui telepon genggamnya, Jakarta, Rabu (3/2). "Film-film horor selalu isinya seksi jadi penonton di bohongi. Rusak akhlak dan moral bangsa kita, FPI tetap menolak kalau film ini tetap beredar mau di televisi kek, mau di bioskop kalau namanya buka-bukaan tolak," tegas Habib Seloon lagi. ...Pemerintah tidak tegas terhadap hal-hal yang berbau pornografi. Malah, tidak perduli akan regenerasi anak cucu bangsa yang kelak tumbuh dewasa... FPI juga menyesalkan pada Pemerintah, yang dianggap tidak ada sikap alias tegas terhadap hal-hal yang berbau pornografi. Malah, lanjut Habib, Pemerintah tidak perduli akan regenerasi anak cucu bangsa yang kelak tumbuh dewasa. "Pemerintah hanya cicing wae, belaga buta dengan masalah ginian," pungkasnya. Mental Porno: beradegan mesum tapi merasa benar 'Hantu Puncak Datang Bulan' rencananya tayang di bioskop 4 Februari 2010.Film yang diporuksi K2K ini menampilkan sejumlah bintang seperti Andi Soraya, Ferli Putra (pacar Andi Soraya), Tessa Mariska, dan Lia ’Trio Macan’. Menurut berita okezone.com, dalam film tersebut ketiganya beradegan sensual. Misalnya, Andi Soraya tampil topless dan melakukan adegan mesum dengan pacarnya, Ferli Putra di atas tempat tidur. Sedangkan Tessa Mariska melakukan streaptease dan Lia ’Trio Macan’ melakukan adegan mesum dengan aktor pria di pinggir kolam renang. Di film garapan KK Dheraj itu, Soraya berperan sebagai mahasiswi yang sering diganggu hantu ketika berada di kamar kost. Tak hanya topless, Soraya juga melakoni adegan seks dan streaptease. Andi Soraya, sang pemain film, mengakui adanya adegan-adegan syur dalam filmnya. Tapi, menurutnya, adegan itu adalah permainan kamera sehingga seolah-olah, adegan tersebut menjadi porno. Anehnya, meski mengakui ada adegan porno, yaitu ketika membuka bra di salah satu adegan, Andi Seraya, sang pemain film mengaku itu bukan hal yang jorok. Alasannya, itu adalah trik kamera. ...meski mengakui ada adegan porno, yaitu ketika membuka bra di salah satu adegan, Andi Seraya, sang pemain film mengaku itu bukan hal yang jorok... Di setiap film horor pasti adalah adegan kayak gini. Tapi menurut saya itu nggak jorok, karena banyak trik kameranya. Kecuali kalau saya benar-benar main film BF (Blue Film-red)," ujar artis yang juga pernah main dalam film 'Anda Puas Saya Loyo' itu. Terlepas dari polemik ulama dan artis, apakah adegan porno itu benar-benar dilakukan atau hanya sekedar trik kamera, faktanya film yang tersaji adalah adegan porno. [taz/dari berbagai sumber/voa-islam]
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 581 Trackback(0)
Comments (0)
![]() |
|
|
|
|
|
|
|






