| BAZIS Provinsi DKI Jakarta 2 jam terkumpul ZIS 2 M rupiah | ||||
|
|
Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta baru-baru ini tengah mengukir prestasi yang gemilang. Pasalnya, dalam dua jam mampu mengumpulkan ZIS sebesar 2 milyar rupiah dalam acara Peduli Ramadhan 1430 H di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (1/9) Tingginya perolehan dana ZIS di JCC tersebut karena banyak pejabat tinggi, dinas-dinas, dan perusahaan-perusahaan yang turut menyumbang dalam jumlah yang besar. Dari unsur pejabat, terdapat 53 pejabat Pemprov DKI Jakarta dengan hasil pengumpulan sebesar Rp 771,8 juta. Diantaranya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo Rp 25 juta, Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto Rp 15 juta, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Muhayat Rp 5 juta, Asisten Kesejahteraan Masyarakat Effendi Anas Rp 7,5 juta, Deputi Pemukiman dan Kependudukan Margani Mustar Rp 10 juta, Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni Rp 10 juta, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono Rp 10 juta, Walikota Jakarta Barat Djoko Ramadhan Rp 10 juta, Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi Rp 7,5 juta, Walikota Jakarta Timur Murdhani Rp 7,5 juta dan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Reynalda Madjid Rp 50 juta, Kepala Satpol PP Harianto Badjoeri Rp 200 juta dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Budi Widiantoro Rp 153,5 juta. Sedangkan zakat dari dinas-dinas, antara lain Dinas Olahraga dan Pemuda Rp 25 juta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rp 15 juta, Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Rp 14 juta, Dinas Kesehatan Rp 10,75 juta, Dinas P2B Rp 10 juta, Dinas Kebersihan Rp 10 juta, Dinas Pendidikan Rp 10 juta, BPKD Rp 10 juta, Dinas Perhubungan Rp 5 juta serta Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Rp 5 juta. Kemudian dari 35 perusahaan di DKI Jakarta terkumpul Rp 1,19 miliar. Diantaranya, PT Pembangunan Jaya Ancol Rp 400 juta, PT Bank DKI Rp 200 juta, PD Pasar Jaya Rp 102 juta, PT Taman Impian Jaya Ancol Rp 100 juta, PD Sarana Jaya Rp 15 juta, PT Sahid Jaya Hotel Rp 10 juta, THR Lokasari Rp 10 juta, PT Mustika Ratu Rp 10 juta dan PD Dharma Jaya Rp 5 juta. Dengan demikian, secara akumulatif dana zakat yang berhasil dikumpulkan pada hari itu sebesar Rp. 2 Milyar. Fantastik. Untuk pemberi zakat terbesar pada hari itu diberikan pin emas yang disematkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Lima badan yang mendapatkan pin emas yaitu PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Bank DKI, Kelapa Satpol PP DKI, Kepala Dinas PU DKI dan PD Pasar Jaya. Semoga amal ibadah Anda diterima dan mendapat pahala dari Allah SWT, ujar Fauzi Bowo. Menurutnya, potensi dana ZIS di ibu kota mampu menjadi sumber dana yang potensial apabila digali secara optimal. Sehingga, bisa mengatasi kompleksitas masalah kesejahteraan sosial. Karena itu dana ZIS jangan didistribusikan secara konsumtif, tetapi pendayagunaannya harus secara produktif sehingga dapat menimbulkan dampak sosial ekonomi yang lebih positif lagi, tegasnya. Kepala Bazis DKI Jakarta, Amir Bahar, mengungkapkan, sejak tahun 2007 hingga 2008 ZIS di DKI Jakarta terus meningkat. Tahun 2007, dana ZIS sebesar Rp 27,3 miliar, dan tahun 2008 sebesar Rp 29,7 miliar. Karena itu, tahun ini ia optimis penerimaan ZIS akan mencapai target Rp 35 miliar. "Ini dikarenakan karena masyarakat Jakarta semakin memahami pentingnya berzakat dalam kehidupannya sebagai umat muslim, kata Amir Bahar. Wakil Kepala Bazis DKI Jakarta, Ale Abdullah menambahkan, dari target Rp 35 miliar tahun ini, yang terealisasi baru Rp 16 miliar. Dari Rp 16 miliar itu, 40 persennya zakat dan 60 persen merupakan dana infaq dan shadaqah. Peningkatan warga bayar zakat biasanya terjadi di bulan Ramadhan dan akhir tahun, kata Ale. Kendati jumlah dana ZIS selalu naik dari tahun ke tahun, Ale mengungkapkan semuanya tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Seperti pada tahun 2008, perolehan dana ZIS ditetapkan Rp. 32 miliar, namun hanya tercapai Rp 29,7 miliar. Karena itu, tahun ini Bazis DKI Jakarta akan berupaya keras agar peristiwa tahun lalu tidak tercapai. [diolah dr berbagai sumber] |
|
|
|
|
|
|
|




